Workshop "Mewujudkan Pemerintahan Desa yang Ramah Perempuan dan Anak" Kolaborasi Prodi Ilmu Politik FISIP UNY dan Kalurahan Purwomartani Sleman
Submitted by admin on Fri, 2025-08-08 13:24
.Sleman, 16 Juli 2025 — Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama Kalurahan Purwomartani, Sleman, menyelenggarakan Workshop “Mewujudkan Pemerintahan Desa yang Ramah Perempuan dan Anak” pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Struktural yang dilaksanakan oleh dosen Ilmu Politik FISIP UNY, dan diikuti oleh 20 orang perangkat desa Kalurahan Purwomartani.
Workshop ini bertujuan untuk memperkuat perspektif gender dan perlindungan anak dalam tata kelola pemerintahan desa, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang inklusif dan adil bagi seluruh warga, khususnya perempuan dan anak-anak.
Sebagai narasumber utama, Dr. Wuri Handayani, M.Si., dosen Ilmu Politik FISIP UNY, menyampaikan pentingnya integrasi nilai-nilai kesetaraan gender dan perlindungan anak dalam setiap proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan desa. “Desa adalah fondasi kehidupan sosial masyarakat. Jika pemerintahan desa mampu memberikan ruang aman, adil, dan partisipatif bagi perempuan dan anak, maka desa itu sedang membangun masa depan yang lebih kuat dan setara,” ungkap Dr. Wuri.
Dalam sesi pemaparan, peserta diajak memahami berbagai regulasi terkait, seperti Permendagri No. 67 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permendagri No. 112 Tahun 2014 mengenai pemilihan kepala desa yang ramah gender, serta konsep Desa Layak Anak (DELA) dan Desa Ramah Perempuan (DRP) yang tengah dikembangkan pemerintah pusat.
Lurah Purwomartani menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan. “Kami menyambut baik kerja sama ini dan akan berupaya menerapkan prinsip-prinsip yang kami pelajari hari ini dalam program-program desa ke depan,” tuturnya.
Workshop berlangsung dinamis melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi kebijakan desa. Para peserta juga menyampaikan tantangan yang dihadapi di lapangan terkait partisipasi perempuan dalam musyawarah desa serta minimnya fasilitas publik yang ramah anak.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara pihak Kalurahan dan Tim Pengabdian Ilmu Politik UNY untuk melanjutkan kerja sama dalam pendampingan kebijakan desa berbasis keadilan gender dan perlindungan anak.
